oleh

Poltekpar Makassar Jadi Tuan Rumah Rakornas SMK Pariwisata se-Indonesia

Any Ramadhani and Hikmah-Edukasi, Kampus-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM – Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Makassar menggelar Rapat Koordinasi Nasional SMK Pariwisata Se-Indonesia pada Kamis hingga Jumat (11-12/11).

Kegiatan yang diselenggarakan di Aula I Wayan Bendhi tersebut mengusung tema ‘Kolaborasi Pendidikan Vokasi Pariwisata Dalam Mencetak SDM Unggul di Era VUCA’.

Dalam kegiatan tersebut, bebagai materi dibahas, seperti singkronisasi kurikulum dan kompetensi, Akselerasi kelas Industri, Pengelolaan Hotel Praktik, Penguatan Link and Match dan Kolaborasi Lulusan Bekerja dan Berwirausaha.

Direktur Politkenik Pariwisata, Drs. Muhammad Arifin mengungkapkan, Rakornas yang Kelima tahun ini diharapkan menghasilkan output Rekomendasi Sinergi Kolaborasi dan Program Bersama Penguatan Revitalisasi Pendidikan Vokasi.

“Semoga kegiatan ini menghasilkan rumusan Bersama antara SMK dengan Perguruan Tinggi untuk menghasilkan SDM Unggul khususnya di bidang Kepariwisataan” ujarnya.

Sejalan dengan itu, Kepala Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Parekraf / Baparekraf, Faisal CHE menyampaikan bahwa Rakornas ini dihadirkan sebagai sarana silaturahmi para pengelola dan tenaga pendidik serta birokrat pendidikan dan Pariwisata dalam mengakselerasi semangat pemerintah untuk melakukan revitalisasi pendidikan dan pelatihan vokasi yang mencakup SMK, Perguruan Tinggi, Lembaga Pelatihan dan Lembaga Kursus.

“Sinergi dan kolaborasi antara Perguruan Tinggi Pariwisata dibawah Kemenparekraf dengan SMK Pariwisata dibawah Kemendikbudristek beserta Asosiasi SMK Pariwisata menjadi backbound utama dalam mencetak SDM unggul yang bekerja dan berwirausaha di sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.” kata Faisal

Lebih lanjut kata dia, ditengah disrupsi sekarang ini, karakter pemimpin Institusi pendidikan yang berani untuk berubah, mengubah, dan mengkreasi hal-hal baru serta berkolaborasi, merupakan fondasi untuk membangun SMK Pariwisata dan Perguruan Tinggi Pariwisata kedepan.

“Untuk memastikan kualitas kurikulum, kualitas tenaga pengajar dan kualitas lulusan menjadi pilar utama dalam peningkatan mutu di SMK Pariwisata dan Perguruan Tinggi pariwisata yang selaras dengan Industri Pariwisata. Oleh karenanya Investasi pada Human Capital terkhusus pada Dosen dan Guru sebagai tenaga pengajar yang berada pada garis terdepan wajib menjadi prioritas utama dalam menjawab berbagai tantangan dan perubahan saat ini. Guru harus terus menjadi teladan, inspirasi, penggerak, dan agen bagi siswanya dalam meraih kehidupan nyata untuk bekerja dan berwirausaha,” bebernya. (*)