oleh

Bupati Wajo Jadi Keynote Speaker Webinar Pandu Digital Kementerian Kominfo

Any Ramadhani-Wajo-

WAJO, BACAPESAN.COM – Bupati Wajo, Amran Mahmud, jadi keynote speaker pada kegiatan bertajuk Webinar dan Lokakarya Pembentukan Pandu Digital Badge Merah Sektor Pendidikan, UMKM, dan Pariwisata oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) RI.

Digelar secara virtual, Amran Mahmud mengikutinya dari ruang kerjanya, Kantor Bupati Wajo, Jumat (19/11/2021). Kegiatan ini dalam rangka percepatan transformasi digital Indonesia dan gerakan literasi digital nasional 2021.

Selain Amran Mahmud, turut hadir juga para narasumber lainnya, yaitu mewakili Direktur Pemberdayaan Informatika Kemenkominfo RI, Bambang Tri Santoso; Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, Hery Sumiharto; Ketua Karang Taruna Kabupaten Wajo, Abd. Rahim; dan Ketua Satganas Eskul Pandu Digitalā€“JSDI, Anshar Syukur, serta para peserta lainnya.

Amran Mahmud menyampaikan bahwa pada era industri 4.0 saat ini, apalagi dengan pandemi COVID-19, menjadikan masyarakat mesti bisa melek teknologi dalam kelancaran usaha dan aktivitas.

“Saya berharap peserta webinar hari ini bersama-sama mengawal program yang sangat baik ini dengan menjadi pandu digital dan relawan, meskipun di tengah kesibukan kita melaksanakan tugas pokok dan rutinitas kita sehari-hari,” beber Amran Mahmud.

Amran Mahmud berujar, teknologi digital bukan hanya pelengkap, tetapi sebagai akselerasi berbagai upaya-upaya dalam pengembangan perekonomian dan pembangunan.

“Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Wajo menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada Kementerian Kominfo RI dan para narasumber yang berbagi ilmu dan wawasan hari ini. Dengan semangat kolaborasi dan kebersamaan, kita akan sukseskan pandu digital ini,” tuturnya.

Sementara, Bambang Tri Santoso yang mewakili Direktur Pemberdayaan Informatika Kemenkominfo RI mengapresiasi dan berterima kasih atas kehadiran Amran Mahmud.

“Bapak Bupati tampaknya sudah sangat paham dengan program pandu digital. Saya simak tadi bahkan sampai mengungkap tingkatan pandu. Kami mohon dukungan supaya pandu digital di Kabupaten Wajo bisa berjalan dengan baik didukung oleh para pandu-pandu nantinya yang akan turun ke masyarakat,” harapnya.

Diketahui, pandu digital merupakan inisiasi langsung dari Direktorat Jenderal Aplikasi Telematika (Ditjen Aptika) Kemenkominfo. Pemerintah akan mengawal masyarakat menikmati teknologi melalui pandu digital.

Pandu digital merupakan masyarakat umum yang memiliki pemahaman, kemampuan, dan kompetensi mendasar terkait literasi digital. Pandu digital ini memiliki tiga tingkatan, yaitu purwa (badge merah), madya (badge biru), dan utama (badge hitam).

Pandu digital yang akan berperan merintis, memandu, memimpin, mendukung, ataupun sebagai pelaku aktif pendamping masyarakat dan pemuda dalam peningkatan literasi digital di berbagai sektor, mulai dari sektor UMKM, pariwisata, pendidikan, dan kesehatan, serta sektor lainnya. (*)