oleh

Sembilan Komisioner KPU di Sulsel Ingin Naik Kelas

Any Ramadhani-Headline, Politik-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM a– Sejumlah komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengaws Pemilu (Bawaslu) Sulsel ingin naik kelas ke level pusat.

Tim seleksi (Timsel) calon anggota KPU dan Bawaslu RI periode 2022-2027 sendiri telah mengumumkan pendaftar yang lulus tahap administrasi.

Dari pengumuman hasil penelitian administrasi seleksi bakal calon anggota KPU dan Bawaslu RI, terlihat sejumlah nama asal Sulawesi Selatan yang dinyatakan lulus.

Diantaranya nama Ketua KPU Sulsel Faisal Amir, serta dua Komisioner KPU Sulsel lainnya, Misna M Attas dan Upi Hastati. Termasuk Komisioner KPU Luwu Timur, Mulyanah Mulkin. Juga ada nama St Nusrah Azis yang merupakan mantan Komisoner KPU Sulsel periode 2008 – 2013

Sementara itu, tiga Komisioner Bawaslu Sulsel juga dinyatakan lulus tahap administrasi. Mereka yakni Laode Arumahi, Azry Yusuf, Saiful Jihad.

Dari Bawaslu kabupaten/kota ada ada Komisioner Bawaslu Kota Makassar, Sri Wahyuningsih dan Koordinator Divisi (Kordiv) Pengawasan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Bantaeng, Nuzuliah Hidayah.

Ketua KPU Sulsel, Faisal Amir bersyukur bisa lulus tahap administrasi. “Iya, daftar juga. Sudah ada hasil pengumuman administrasi,” ujar Faisal Amir, Kamis (18/11/2021).

Faisal Amir mengaku tak menyiapkan strategi khusus untuk mengikuti tahap selanjutnya. “Kita serahkan saja ke tim seleksi,” jelasnya.

Komisioner KPU Luwu Timur, Mulyana Mulkin yang dikonfirmasi mengakui jika dirinya memang mendaftar sebagai calon Anggota KPU RI. Ia pun sudah menerima pengumuman yang namanya tertera sebagai salah satu pendaftar yang lulus seleksi administrasi.

“Iya betul saya juga daftar. Alhamdulillah lulus seleksi administrasi,” kata Mulyana.

Terpisah, Komisioner Bawaslu Sulsel, Azry Yusuf mengatakan, tahap selanjutnya yakni tes tertulis, penulisan makalah, dan tes psikologi yang akan berlangsung secara terpusat di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, pada 24-25 November 2021 mendatang.

“Kalau psikotes nanti di pusatkan di Jakarta pekan depan,” ucapnya.

Ia berharap salah satu komisioner Bawaslu Sulsel yang mendaftar bisa lulus menjadi anggota Bawaslu RI. “Kami saling mendukung. Semoga salah satu diantara kami ada yang lulus menjadi penyelenggara pemilu ditingkat pusat. Termasuk teman-teman di KPU Sulsel kita doakan juga ada yang lulus,” jelasnya.

Sementara itu, Komisioner Bawaslu Sulsel lainnya, Saiful Jihad mengaku tak terlalu ngotot menjadi penyelenggara di pusat meski dinyatakan lulus tahap administrasi. Apalagi dirinya baru satu periode menjabat Komisioner Bawaslu Sulsel.

“Jadi siapapun itu yang lulus kita saling mendukung dan semakin banyak dari Sulsel saya kira peluangnya juga semakin besar,” bebernya.

Ia juga mengaku tidak ada persiapan khusus menghadapi tes selanjutnya. “Tidak ada persiapan khusus,” tutupnya.

Sekadar diketahui, tahapan tes tertulis, penulisan makalah, dan tes psikologi untuk ratusan pendaftar anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) yang lulus seleksi penelitian administrasi berlangsung secara terpusat di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, pada 24-25 November 2021.

“Tes akan dilaksanakan sesuai jadwal,” ujar Ketua Tim Seleksi Calon Anggota KPU dan Bawaslu Masa Jabatan 2022-2027, Juri Ardiantoro.

Tim Seleksi lewat Keputusan No: 138/TIMSEL/XI/2021 menetapkan 629 orang dari total 868 pendaftar anggota KPU dan Bawaslu ditetapkan memenuhi syarat atau lulus seleksi administrasi sehingga mereka dapat lanjut ke tahapan berikutnya, yaitu tes tertulis, penulisan makalah, dan tes psikologi.

Dari 629 orang yang lulus tahap penelitian administrasi itu, 352 di antaranya merupakan pelamar anggota KPU RI, sementara 277 lainnya merupakan pendaftar anggota Bawaslu RI.

Rinciannya, jumlah pelamar anggota KPU dari Jawa yang lulus seleksi administrasi mencapai 158 orang, kemudian Sumatera 77 orang, Sulawesi 47 orang, Maluku dan Papua 27 orang, Kalimantan 26 orang, serta Bali dan Nusa Tenggara 17 orang.

Sementara itu, jumlah pelamar anggota Bawaslu dari Jawa yang lulus seleksi administrasi sebanyak 143 orang, Sumatera 58 orang, Sulawesi 33 orang, Kalimantan 17 orang, Maluku dan Papua 15 orang, terakhir Bali dan Nusa Tenggara 11 orang.

Dalam daftar pelamar yang lulus seleksi administrasi, ada beberapa nama petahana komisioner KPU dan Bawaslu.

Petahana komisioner KPU RI yang lulus seleksi, yaitu Ilham Saputra, I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi, Viryan, Pramono Ubaid Tanthowi, dan Hasyim Asy’ari.

Sementara itu, petahana Komisioner Bawaslu yang lulus seleksi, yaitu Abhan, Mochammad Afifudin, Rahmat Bagja, dan Fritz Edward Siregar.

Seleksi anggota KPU dan Bawaslu untuk masa jabatan 2022-2027 berlangsung sejak 15 Oktober 2021 sampai 7 Januari 2022. Tahapan seleksi, yaitu pengumuman pendaftaran pada 15-17 Oktober, penerimaan pendaftaran 18 Oktober-15 November, penelitian administrasi 10 November-16 November, pengumuman seleksi administrasi 17 November 2021.

Tahapan berikutnya seleksi tertulis dan penulisan makalah 24 November, tes psikologi 25 November, pengumuman seleksi tertulis dan psikologi 3 Desember, tes psikologi lanjutan 9-11 Desember, tes kesehatan 26-30 Desember, wawancara calon anggota Bawaslu 26-27 Desember 2021, wawancara calon anggota KPU 28-30 Desember, dan penyampaian hasil ke Presiden Joko Widodo pada 7 Januari 2022. (*)