oleh

Jokowi Bakal Resmikan Bendungan Kareloe

Any Ramadhani-Nasional-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM – Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan akan meresmikan Bendungan Kareloe yang berada di perbatasan Kabupaten Jeneponto dan Kabupaten Gowa. Orang nomor satu di Indonesia itu akan berkunjung ke Kabupaten Jeneponto 23 November 2021.

Sekretaris Daerah (Sekda) Jeneponto Syafruddin Nurdin membenarkan terkait jadwal kedatangan presiden Jokowi ke Jeneponto.

“Koordinasi kita sampai saat ini baik dari tim Jakarta dan Provinsi baik kita Kabupaten sudah mengkordinasikan tentang kedatangan bapak Presiden,” ujar Syafruddin Nurdin kepada awak media, Minggu (21/11/2021).

Syafruddin mengklaim, semua persiapan untuk menerima kunjungan Presiden Jokowi sudah mantap. “Alhamdulillah kesiapan kita sendiri sudah dalam tahap kesiapan dan mantap untuk menerima kunjungan bapak Presiden,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Sulawesi Selatan Darmawan Bintang mengungkapkan belum mengetahui pasti tanggal akan diresmikannya Bendungan Kareloe yang rencananya di hadiri oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.

Ia hanya menjelaskan beberapa manfaat yang dihasilkan jika Bandungan Kareloe sudah beroperasi yaitu akan meningkatkan produksi pangan dengan dapat mengairi sawah bagi daerah-daerah sekitar.

“Jadi dengan beroperasinya Bendungan Kareloe akan meningkatkan produksi pangan bagi daerah daerah yang memang selama ini menjadi salah satu daerah hujan. Tentu sawah-sawah yang ada di daerah-daerah tersebut akan terpenuhi sehingga pengairan yang sebelumnya tidak bergantung di tempat lain, dan tempat pengairan selain Bendungan Kareloe tersebut hanya akan menjadi salah satu suplai tambahan saja,” jelasnya.

Lanjut, Darmawan menyebut dengan adanya Bendungan Kareloe ini mampu menjadi penyedia listrik meski kapasitasnya tidak besar.

“Kemudian kita berharap dengan adanya bendungan ini juga ada kapasitas penyedia listrik yang disediakan untuk masyarakat sekitar meskipun tidak terlalu besar tapi sekurang kurangnya dapat membantu penyediaan listrik di daerah sekitar bendungan tersebut,” ujarnya.

Terakhir, manfaat bendungan Karalloe ini juga akan menyediakan air baku di masyarakat dalam penyediaan air bersih untuk kebutuhan rumah tangga.

Sekadar diketahui, Bendungan Kareloe memiliki luas genangan sebesar 248,5 hektare, suplai air bendungan untuk mengairi lahan irigasi seluas 7.004 hektare, sumber air baku 0,40 meter kubik/detik, pembangkit listrik 4,5 MW dan pengendali banjir sebesar 49 meter kubik/detik. (*)