oleh

Penjualan Mobil hingga Akhir Tahun Diperkirakan Tembus 850 Ribu Unit

Any Ramadhani-Ekobis, Nasional-

JAKARTA, BACAPESAN.COM – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memperkirakan, penjualan mobil tembus 850 ribu unit hingga akhir tahun ini. Menurutnya, hal itu dipengaruhi diskon pajak penjualan barang mewah ditanggung pemerintah (PPnBM DTP).

“Industri pengolahan dibantu PPnBM di otomotif buat supply chain bergerak, sehingga diperkirakan penjualan otomotif bisa 850 ribu unit,” kata Airlangga dalam Economic Outlook 2022, Selasa (23/11/2021).

Berdasarkan catatan Gaikindo, penjualan mobil dari pabrik ke dealer tembus 703 ribu unit sepanjang Januari-Oktober 2021. Angka ini naik 67 persen dari periode yang sama tahun lalu.

Sementara, penjualan mobil ritel tercatat sebanyak 677 ribu unit pada Januari-Oktober 2021. Angkanya naik 49,2 persen dibandingkan dengan Januari-Oktober 2020.

Dapat disampaikan, pemerintah memberlakukan diskon PPnBM hingga 100 persen atau pajak mobil nol persen dari semula berakhir pada Agustus 2021 menjadi Desember 2021.

Aturan ini tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 120/PMK010/2021 tentang Perubahan Kedua atas PMK Nomor 31/PMK.010/2021 tentang PPnBM atas Penyerahan Barang Kena Pajak yang Tergolong Mewah berupa Kendaraan Bermotor Tertentu yang Ditanggung Pemerintah Tahun Anggaran 2021.

Perpanjangan diskon pajak ini berlaku untuk segmen kendaraan bermotor penumpang dengan kapasitas mesin sampai dengan 1.500 cc. Sementara kendaraan bermotor penumpang 4×2 dengan kapasitas mesin di atas 1.500 cc sampai dengan 2.500 cc akan dikenakan diskon pajak sebesar 50 persen saja.

Lalu, kendaraan bermotor penumpang 4×4 dengan kapasitas mesin di atas 1.500 cc sampai dengan 2.500 cc diberikan diskon pajak sebesar 25 persen. (fin/*)