oleh

Upah Guru Honorer Naik, Dewan Pendidikan Beri Award

Any Ramadhani-Metro-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM – Kabar gembira bagi para guru honorer di Sulawesi Selatan. Pemerintah Provinsi Sulsel mengusulkan kenaikan nilai upah kerja guru honorer di tahun 2022. Upah guru honorer akan naik dari Rp15 ribu per jam menjadi Rp20 ribu per jam.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Imran Jausi mengatakan, kenaikan itu diusulkan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Sulsel 2022. Rencana kenaikan diusulkan untuk meningkatkan kesejahteraan guru honorer.

Bahkan, Imran menyebut DPRD juga mendorong agar upah guru honerer dinaikkan.

“Kami sudah diskusi dengan Komisi E DPRD Sulsel, berkembang diskusi ada keinginan, mudah-mudahan disetujui dan dimungkinkan dengan keuangan daerah kita, itu kita mau naikkan 20 ribu per jam,” ungkapnya Kamis (25/11/2021).

Hal tersebut dilakukan karena menurutnya upah guru honorer kecil bahkan tidak mencapai UMR.

“Tapi memang kelihatannya bahwa 15 per jam itu kecil, itu jauh dari UMR. Rata-rata guru honorer hanya memperoleh sekitar Rp1,5 juta per bulan, makanya kita harapkan itu bisa sampai Rp2 juta,” kata Imran.

Menurut Imran, keputusan ini akan dikembalikan kepada keuangan daerah, yakni kabupaten/kota. Sebab daerah yang mengetahui apakah anggarannya mencukupi atau tidak bagi para honorer.

Pemerintah Provinsi Sulsel juga telah membicarakan hal ini kepada DPRD Sulsel.

“Saya melihat sudah ada kesepahaman antara DPRD dan Pemprov Sulsel yang sangat antusias mencoba mendukung kesejahteraan para guru. Realisasinya di APBD 2022,” kata Imran.

Imran menerangkan jumlah guru honorer yang menaungi Pemprov sebanyak 11 ribu orang lebih dan sementara ini ada dalam proses beralih menjadi PPPK.

Sementara itu, Dewan Pendidikan Kota Makassar memberikan award atau penghargaan kepada guru inspiratif. Penganugerahan ini digelar sebagai rangkaian Hari Guru Nasional (HGN) yang diperingati, Kamis 25 November 2021 (kemarin).

Ketua Dewan Pendidikan Kota Makassar, Rudianto Lallo mengatakan, anugerah guru inspiratif ini merupakan salah satu wujud penghargaan terhadap pengabdian guru di momentum hari guru tahun ini.

“Pemberian penghargaan sebagai apresiasi bagi guru yang telah berjuang, mengabdi dan berdedikasi secara ikhlas demi kemajuan pendidikan di Kota Makassar. Jadi ada dua jenis penghargaan yang diberikan yakni guru inspiratif dan guru pengabdi,” ujar Rudianto Lallo yang juga Ketua DPRD Kota Makassar. (*)