oleh

Mahasiswa ITB Belajar Cara Produksi Bata Ringan

Any Ramadhani and Hikmah-Edukasi, Kampus-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM- 15 orang Mahasiswa Program Studi Kewirausahaan dan Manajemen Retail Institut Teknologi dan Bisnis Kalla melakukan kunjungan industri ke pabrik pembuatan bataringan Kalla Beton, Rabu (22/12).

Didampingi oleh ketua Program Studi Kewirausahaan Andi Fauziah Yahya dan Ketua Program Studi Manajemen Retail Anhar Januar Malik, kunjungan tersebut disambut baik oleh tim QA & QC Section Head Ahmad Biadi di pabrik pembuatan bataringan kalla beton yang berlokasi di Kima XVII kota Makassar.

Selanjutnya acara dimulai dengan pemaparan materi tentang profil bisnis Kalla Beton yang disertai dengan penjelasan tentang proses pembuatan bataringan dari pasir hingga produk akhir. Ahmad Biadi atau yang akrab disapa Aby mengatakan bahwa mahasiswa ITB Kalla yang minat dalam penerapan supply chain bisa menjadikan Kalla Beton sebagai wadah belajar.

“Industri manufacturing bata ringan sangat menjanjikan, dimakassar cuman Ada 3 perusahaan serupa dan kebutuhannya terus meningkat. Selama pandemi disaat industri lain permintaannya mengalami penurunan ternyata BSB tidak,” Ungkapnya saat membawakan materi.

Ketua Program Studi Manajemen Retail Anhar Januar Malik mengatakan bahwa banyak hal menarik tentang industri ini termasuk saat masa pandemi. Dimana disaat permintaan industri lain mengalami penurunan, bataringan yang di produksi Kalla beton malah meningkat. Hal ini bisa menjadi pembelajaran yang menarik untuk mahasiswa.

“Banyak hal yg saya Rasa Akan sangat positif bagi mahasiswa Yang punya minat di supply chain management, selain itu harapannya hubungan dengan industri juga bisa menguntungkan kedua belah pihak jadi dari kampus proses dan media belajarnya terwadahi. Sedangkan dari sisi perusahaan, mahasiswa bisa menjadi SDM yang berkompeten dan memberikan kontribusi positif kedepannya. Apa lagi memang kampus mewadahi tiap lulusan untuk bisa bekerja disalah satu perusahaan Kalla Group, “ Jelasnya.

Diakhir sesi mahasiswa diajak berkeliling pabrik untuk melihat proses pembuatan bata ringan secara langsung. (*)