oleh

Dua Dosen UMI Gelar Pengabdian Masyarakat di Desa Mitra dengan Pelatihan Merancang Usaha Bagi Pemuda Pemudi

Any Ramadhani and Hikmah-Edukasi, Kampus-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM – Dosen Universitas Muslim Indonesia (UMI), Dr Sitti Rahbiah dan Prof Muhammad Hattah Fattah menggelar program Pengabdian Masyarakat di Desa Mitra dengan Pelatihan Merancang Usaha Bagi Pemuda Pemudi.

Pelaksanaan PPDM ini melibatkan 20 orang pemuda dan pemudi pada Desa Wiringtasi. Peserta terbanyak berasal dari Karang Taruna desa serta pemuda pemudi lainnya yang ada di desa ini. Keseluruhan peserta pelatihan bermukim di Desa Wiringtasi namun ada 3 orang yang masih berstatus sebagai mahasiswa di perguruan tinggi yang ada di Parepare.

Rata-rata peserta pelatihan (95%) berada pada umur 19 – 23 tahun dan sisanya berada pada umur >24 tahun. Umur rata-rata peserta pelatihan adalah 20 tahun. Tingkat pendidikan peserta pelatihan sudah memadai yaitu rata-rata SMU, namun 3 orang mahasiswa PT dan 2 orang tamatan SMP.

Hasil rata-rata pelaksanaan kegiatan Pelatihan Merancang Usaha ini dihadiri oleh 18 orang peserta (93%). Hal ini mengindikasikan jika kegiatan ini sangat berhasil dan diminati oleh para pemuda dan pemudi dan antusiasme para peserta pada saat pelatihan sangat baik. Program ini dirasakan oleh para peserta sangat bermanfaat dan memotivasi mereka untuk mendirikan usaha.

Hasil pencapaian tingkat kemampuan semua peserta selama kegiatan pelatihan berlangsung di mulai pada tahap mengetahui, memahami, dan pandai memilih dan membuat usaha (menjadi wirausahaan) serta merancang usaha, Hal ini berarti pelaksanaan kegiatan program PPDM di desa binaan ini memberikan pengetahuan yang baru dalam hal Mengidentifikasi Sumberdaya Alam Lokal, Menemukan Peluang-peluang Usaha, Menciptakan dan memulai usaha/bisnis baru, Sumber-sumber modal, dan Merancang bisnis (bussiness plan).

Potensi untuk mendapatkan pendapatan dengan berwirausaha sangat menjanjikan untuk dikembangkan lebih lanjut. Pengetahuan membuat rancangan usaha (bussiness plan) dapat digunakan untuk membuat usaha dan mencari sumber-sumber permodalan dalam membuat usaha ataupun pengembangan usaha. Pengembangan ke depan dibutuhkan dukungan pengembangan iklim usaha dan permodalan dari pemerintah setempat. Semangat mengembangkan wirausaha di kalangan pemuda dan pemudi perlu terus dikembangkan melalui pembinaan dan pendampingan/inkubasi serta pengembangan kemitraan (sumber-sumber modal) untuk dapat benar-benar terwujud wirausahawan yang siap mandiri. (*)