oleh

Fakta Pengampunan Pajak Jokowi Tahun Depan

magang magang-Ekobis, Nusantara-

JAKARTA, BACAPESAN.COM – Pemerintah menggelar Program Pengungkapan Sukarela Wajib Pajak pada 1 Januari 2022 hingga 30 Juni 2022.

Program ini diharapkan bisa membuat para wajib pajak untuk mengungkapkan hartanya. Direktur Penyuluhan Pelayanan dan Hubungan Masyarakat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Neilmaldrin Noor mengharapkan bisa mengikuti program ini karena banyak manfaat yang bisa didapatkan.

1. Program Digelar 6 Bulan

Neil menyebutkan PPS ini dilaksanakan selama enam bulan. WP juga harus memenuhi syarat untuk kebijakan II yaitu tidak sedang diperiksa atau dilakukan pemeriksaan bukti permulaan untuk tahun pajak 2016, 2017, 2018, 2017 dan 2020, tidak sedang dilakukan penyidikan dalam proses peradilan atau sedang menjalani tindak pidana di bidang perpajakan.

“Informasi lebih lanjut terkait PPS, termasuk salinan PMK-196/PMK.03/2021 tentang Tata cara Pelaksanaan Program Pengungkapan Sukarela Wajib Pajak dapat dilihat di https://www.pajak.go.id/pps,” jelas dia.

2. Syarat

Selanjutnya WP juga harus memenuhi persyaratan memiliki NPWP, membayar pajak penghasilan yang bersifat final, menyampaikan SPT Tahunan Pajak Penghasilan orang pribadi Tahun Pajak 2020.

Selain itu mencabut permohonan pengembalian kelebihan pembayaran pajak, pengurangan atau penghapusan sanksi administratif, pengurangan atau pembatalan surat ketetapan pajak yang tidak benar, pengurangan atau pembatalan Surat Tagihan pajak yang tidak benar, keberatan, pembetulan, branding, gugatan dan peninjauan kembali.

3. Tidak Dalam Pemeriksaan

Selain itu WP juga tidak sedang dilakukan pemeriksaan bukti permulaan, untuk tahun pajak 2016, tahun pajak 2017, tahun pajak 2018, tahun pajak 2019 atau tahun tahun pajak 2020.

Selanjutnya tidak sedang dilakukan penyidikan atas tindak pidana di bidang perbankan. “Tidak sedang dalam proses peradilan atas tindak pidana di bidang perpajakan,” tulisnya.