oleh

Teman Bus Ubah Rute, Dialihkan ke Gowa-Takalar

Any Ramadhani-Metro-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM – Polemik antara Teman Bus dan Supir angkutan umum pete-pete menemui titik terang. Solusinya rute Teman Bus akhirnya dialihkan.

Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan ‘Danny’ Pomanto menilai, tuntutan sopir pete-pete yang menginginkan pengaturan ulang terkait rute Teman Bus cukup masuk akal.

“Tuntutan mereka juga kan masuk akal karena rutenya beriringan. Makanya saya minta agar re-routing,” ungkap Danny Pomanto, Senin (27/12/2021).

Kepala Bidang Moda Transportasi Dinas Perhubungan Makassar, Jasman Launtu mengatakan dari empat koridor Teman Bus, baru dua koridor yang beroperasi. Dua lainnya dalam tahap pengkajian.

Kata dia, Teman Bus yang jalurnya terlalu beririsan dengan pete-pete dialihkan ke Takalar dan Gowa. Rute baru ini bakal dievaluasi setiap dua pekan.

“Tentunya akan ada evaluasi lanjutannya oleh Dishub Provinsi. Jika rute baru cocok, maka bisa dipatenkan,” kata Jasman.

Rute yang saat ini beroperasi adalah koridor III yang melalui Kampus II PNUP-JI Poros Moncongloe-JI Paccerakkang-JI Berua Raya-JI Poros Hartako-JI Pajjaiang-JI Dg Ramang-JI Batara Bira-Jl Ir Sutami-JI Daengta Qalia-Kampus II PIP-JI Daengta Qalia-JI Ir Sutami-JI Batara Bira-JI Dg Ramang-JI Pajjaiang-JI Poros Hartako-JI Berua Raya-Jl Paccerakkang-JI Poros Moncongloe-Kampus II PNUP.

Kemudian koridor IV melalui Mall Panakkukang-JI Pengayoman-JI Todopuli Raya-JI Hertasning-Jl Aeropala-JI Tun Abd Razak-Jl Sultan Alaudin-UINAM Samata Polbangtan Gowa-JI Malino (Kampus Teknik Unhas) JI Malino-JI Macanda-Jl Sultan Alaudin-JI Tun Abd Razak-Jl Aeropala-JI Hertasning-JI Adiyaksa-Mall Panakkukang.

Jasman menyebutkan, tak menutup kemungkinan pemerintah pusat bakal menambah unit Teman Bus jika mendapat respon yang baik dari masyarakat. Dengan catatan, tidak bersinggungan dengan transportasi lokal.

“Diharapkan usai re-reouting ada integrasi antar transportasi, dan tidak ada persinggungan yang signifikan,” jelasnya.

Sementara, Kepala Dinas Perhubungan Makassar, Iman Hud menambahkan, polemik antara keduanya sudah diselesaikan. “Kami sudah selesaikan, kami carikan saja jalan tengah dengan membukakan rute baru,” jelasnya.

Dengan pengalihan rute ke Gowa-Takalar, lanjut Iman, akan memberi kemudahan bagi masyarakat yang akan ke Makassar, maupun sebaliknya.

“Biayanya juga kan jadi lebih hemat. Kalau mereka dari Gowa mau ke Makassar biasa habis Rp18 ribu, ini nanti kan cuma Rp3 ribu,” pungkasnya. (*)