oleh

Istri Bupati Wajo Dapat Penghargaan Perempuan Inspirator 2021

Any Ramadhani-Metro, Wajo-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM – Sitti Maryam, istri Bupati Wajo, Amran Mahmud, mendapat kado istimewa pada peringatan Hari Ibu ke-93 tingkat Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel).

Sitti Maryam yang juga Ketua TP PKK Wajo terpilih dan menjadi salah satu yang menyabet penghargaan Perempuan Inspirator 2021 di Sulsel. Bersama sejumlah perempuan lainnya, Maryam dinobatkan sebagai Perempuan Inspirator Penggerak Percepatan Vaksinasi COVID-19.

Plt Ketua Tim Penggerak PKK Sulsel, Naoemi Octarina, didampingi Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, yang menyerahkan langsung penghargaan pada puncak peringatan Hari Ibu ke-93 di Hotel Claro, Kota Makassar, Rabu (29/12/2021).

Ada 14 perempuan inspirator dari 4 kategori yang mendapat penghargaan. Rinciannya, 1 orang perempuan inspirator di bidang politik, 1 orang di bidang kesehatan/penanganan stunting, dan 2 orang di bidang sosial. Sementara, untuk kategori perempuan inspirator penggerak percepatan vaksinasi sebanyak 10 orang.

Sitti Maryam usai menerima penghargaan sebagai Perempuan Inspirator 2021 menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang mendukungnya sejauh ini.

“Saya sampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak, terutama kaum perempuan, juga para milenial yang telah mendukung saya selama ini,” ucap Maryam.

Menurut sosok perempuan yang terkenal dekat dengan semua kalangan tersebut, penghargaan ini bukan untuknya secara pribadi, tetapi semua masyarakat Wajo.

Selain Maryam, sejumlah tokoh perempuan yang mendapatkan penghargaan adalah Ina Kartika Sari (Ketua DPRD Sulsel/Perempuan Inspirator Penggerak Bidang Politik), Fatmawati Rusdi (Wakil Wali Kota Makassar) dan Suhartina Bohari (Wakil Bupati Maros) yang mendapatkan penghargaan kategori Perempuan Inspirator Bidang Sosial.

Puncak peringatan Hari Ibu ke-93 tingkat Sulsel dihadiri ketua dan wakil ketua Tim Penggerak PKK kabupaten/kota se-Sulsel, serta kepala perangkat daerah yang membidangi pemberdayaan perempuan.

Kegiatannya dilakukan secara hibrida atau gabungan luring (offline) dan daring (online). Secara virtual diikuti kepala daerah dan wakil kepala daerah se-Sulsel, kecuali yang ditetapkan sebagai perempuan inspirator, hadir langsung. (*)