oleh

Wali Kota Parepare: Tak Ada Perayaan Pada Malam Pergantian Tahun Baru

Kalmasyari-Berita, Daerah, Parepare-

PAREPARE, BACAPESAN.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare mengikuti aturan Pemerintah Pusat terkait aturan Pembatasan Pemberlakuan Kegiatan Masyarakat (PPKM) pada puncak malam pergantian tahun baru.

Hal ini disampaikan Wali Kota Parepare, Taufan Pawe, usai menyerahkan reward kepada wajib pajak dan retribusi, Kamis (30/12/2021) di Gedung Islamic Center.

“Kebijakan ini dari pemerintah pusat, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang linear ke daerah-daerah, aturannya bahwa tidak ada kegiatan pada puncak malam pergantian tahun baru,” ungkap Taufan

Taufan menguraikan, kegiatan itu diantaranya tidak diijinkan kegiatan live-live musik, mau dimainkan dua atau lebih itu tidak boleh. Begitupun di alun-alun kota kata dia tidak diijinkan untuk dibuka. “semuanya ditutup,” singkatnya dengan tegas.

Hanya saja lanjut Taufan, usaha masyarakat tetap diijinkan untuk beroperasi namun dengan syarat, kapasitasnya dibatasi dan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

“Begitupun usaha rumah makan, harus dilengkapi aplikasi peduli lindungi, tidak boleh ada yang lolos sebelum memperlihatkan aplikasinya, jika melanggar, tentu kami beri sanksi sesuai aturan yang berlaku, satgas akan melakukan pengawasan” jelas Walikota dua periode ini.

Pada kesempatan itu, Taufan mengimbau masyarakat untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan dengan tetap menggunakan masker saat ke luar rumah serta menghindari kerumunan.

“Kita sudah berada pada level I dalam kasus covid-19, mari sama-sama menjaga diri dan keluarga untuk terus menerapkan protokol kesehatan, yang belum vaksin segera vaksin ke Puskesmas terdekat, vaksin dapat menekan angka kematian dari virus sebesar 70 persen,” imbau Ketua DPD I Golkar Sulsel ini.
(***)