oleh

Taufan Pawe Dukung Hadirnya Industri Kreatif Film Anak Muda Parepare

Kalmasyari-Berita, Daerah, Parepare-

PAREPARE, BACAPESAN.COM – Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Televisi Peduli milik Pemerintah Kota Parepare di penghujung 2021 dan memasuki 2022 hadir dengan siaran konten lebih kreatif dan inovatif.

Untuk kali pertama, tepat pada Jumat, 31 Desember 2021, TV Peduli akan menayangkan sebuah film seri atau Film Series Pertama, yang dimulai pukul 19.30 Wita. Film ini mengusung tema budaya dipadukan dengan modernisasi gaya anak muda masa kini. Namun tetap mengedepankan unsur edukasi dan pesan moral.

Wali Kota Parepare, Taufan Pawe mendukung industri kreatif khususnya perfilman yang diinisiasi oleh TV Peduli di bawah naungan Dinas Komunikasi dan Informatika Parepare, sebagai langkah maju, kreatif, dan inovatif.

“Kami sangat mengapresiasi hadirnya industri kreatif khusus dunia film yang dilakukan TV Peduli. Ini memberikan peluang kepada anak muda Parepare yang kreatif untuk terus berkarya. Ayo terus maju dan berkarya anak muda di kota yang penuh cinta melalui sentuhan inspirasi Bapak BJ Habibie,” pinta Taufan Pawe.

Secara terpisah, Plt Kepala Dinas Kominfo Parepare sekaligus Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Parepare, Amarun Agung Hamka mengungkapkan, hadirnya Film Series Pertama yang tayang tepat malam tahun baru ini sekaligus untuk mengedukasi masyarakat untuk tetap di rumah saja sambil menonton TV. “Jadi tayang perdana di TV Peduli, tanggal 31 Desember 2021, pukul 19.30 Wita, sehingga malam tahun baru cukup di rumah saja sambil nonton TV Peduli,” pesan Hamka, sapaannya.

Sebelumnya, video promosi pariwisata milik Pemerintah Kota Parepare melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) dinobatkan menjadi juara 1 se-Provinsi Sulawesi Selatan.

Video bertema “Cinta, Rindu, dan Kota” itu dianugerahi menjadi yang terbaik dalam Video Competition kategori Humas yang diselenggarakan oleh Koran Harian Fajar bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan pada momen HUT ke-40 Fajar.

Berdurasi enam menit lebih, video yang dikemas secara apik dalam film pendek yang diperankan oleh beberapa pemuda pemudi, mengangkat sejumlah ikon pariwisata Parepare, seperti Kawasan Hastom, Monumen Cinta Sejati Habibie Ainun, Balai Ainun Habibie, Monumen BJ Habibie, Tonrangeng River Side, wisata susur Sungai Karajae, Rumah Sakit Regional dr Hasri Ainun Habibie sebagai rumah sakit berkonsep medical tourism, Goa Tompangnge di Kecamatan Bacukiki, dan sejumlah obyek pariwisata lainnya.

“Alhamdulillah video promosi pariwisata Kota Parepare juara 1 tingkat Sulsel. Video sebagai upaya mempromosikan pariwisata kota kita dengan cara-cara kreatif dan milenial ini menandakan bahwa dengan cara demikian orang akan tertarik datang ke Parepare sehingga teori telapak kaki Bapak Wali Kota terwujud,” ungkap Hamka saat itu.
(***)